Senin, 09 September 2013

BAB I TINJAUAN


BAB I TINJAUAN


1.            Apa Itu Belajar?


Belajar (learning) adalah proses multisegi yang biasanya dianggap sesuatu yang biasa saja oleh individu sampai mereka mengalami kesulitan saat menghadapi tugas yang kompleks. Akan tetapi kapasitas belajar adalah karakteristik yang membedakan manusia dari makhluk lainnya.
Tiga aspek unik dari kecerdasan manusia:
1.      Manusia mampu mempelajari penemuan, penciptaan, dan ide - ide dari pemikir besar    dan ilmuan besar di masa lampau (pengalaman yang diwariskan).
2.      Individu mampu mengembangkan pengetahuan tentang tempat dan kejadian yang belum mereka alami secara personal melalui pengalaman orang lain (pengalaman sosial).
3.      Manusia menyesuaikan lingkungan dengan diri mereka, bukan sekedar beradaptasi dengan lingkungan (pengalaman yang diulang).

2.            Apa Peran Belajar dalam Kehidupan Sehari - hari?

1.      Bagi individu, studi tentang “belajar” dapat menjelaskan tentang pemerolehan berbagai kemampuan dan keterampilan, tentang strategi untuk menjalankan peran di dunia, serta tentang sikap dan nilai yang memandu tidakan seseorang.

2.      Belajar penting bagi masyarakat. Salah satu tujuannya, seperti dicatat oleh Vygotsky (1924/1979), adalah mempelajari tentang nilai, bahasa, dan perkembangan kultul-pengalaman yang diwariskan. Belajar juga merupakan basis untuk kemajuan masyarakat di masa depan. Perkembangan diciptakan oleh individu yang didasari oleh kemampuan belajar dan kapasitas mereka untuk menciptakan penemuan baru yang dilanjutkan dari generasi ke generasi, contohnya seperti komputer.
3.      Pemelajar (learner) mengonstruksi makna untuk diri mereka sendiri dan konteks dimana mereka tinggal. Yakni, individu memilih informasi dari interaksi dengan orang dan kejadian yang terjadi di keluarga, sekolah, pertemanan, komunitas, dan lingkungan kerja. Individu kemudian menghubungkan informasi pilihan itu dengan pengetahuan yang dimilikinya, kemudian menganalisisnya, dan mengonstruksinya ke dalam memori.

3.            Apa Fungsi Teori Belajar?

Teori belajar yang baik harus memenuhi fungsi umum dan khusus yang berkaitan dengan belajar dan pembelajaran.
Fungsi Umum
1.      Sebagai kerangka untuk melakukan riset. Fungsi ini terkait dengan syarat bahwa teori harus memuat prinsip yang dapat diuji; teori yang baik akan diterjemahkan ke dalam desain riset yang konkret.
2.      Memberikan kerangka penataan informasi yang spesifik.
3.      Mengidentifikasi sifat dari peristiwa yang kompleks.
4.      Mereorganisasi pengalaman sebelumnya.
5.      Bertindak sebagai penjelasan kerja dari peristiwa.

Fungsi Khusus
1.      Sebagai pedoman perencanaan instruksi.
2.      Mengevaluasi produk yang dipakai di kelas dan praktik belajar yang berlangsung.
3.      Mengdiagnosa problem dalam instruksi kelas.
4.      Mengevaluasi riset berdasarkan teori.


Daftar Pustaka

Gredler, Margaret.E., 2011., Learning and instruction, teori dan aplikasi. Jakarta: Kencana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar